Token Listrik 200 ribu Berapa kwh Dapatnya, Eh tapi Golongan Berapa Dulu?

Token listrik 200 ribu berapa kwh sih? Kok beda tempat beda harga, bukannya dasar nya sama? Memahami tarif dan golongan listrik adalah hal penting bagi setiap konsumen listrik di Indonesia, baik itu untuk keperluan rumah tangga, bisnis, industri, maupun instansi pemerintah.

token listrik 200 ribu berapa kwh

Misalnya kita beli token listrik 200.000 di wilayah Kota Kediri untuk rumah dengan daya listrik 1.300 VA. Apabila PPJ yang diterapkan sebesar 10% (PPJ masing masing wilayah di Indonesia berbeda), Token listrik 200 ribu berapa kwh di Kediri? maka perhitungan dan yang kita dapatkan adalah.

Harga token = Rp 200.000

PPJ 10% = Rp 200.000 x 10% = Rp 20.000

Tarif dasar listrik = Rp 1.444,70 per kWh

Maka besaran token yang didapat:

(Rp 200.000 – Rp 20.000) : Rp 1.444,70 = 124,6 kWh

Jadi, dengan pembelian token Rp 200.000 untuk golongan 1.300 VA non-subsidi di Kota Kediri, daya listrik yang didapatkan sebesar 124,6 kWh.

Hal ini bisa berbeda dengan kota lainnya, simak penjelasan berikut:

Jenis Golongan Tarif Listrik

 1. Pelayanan Sosial

Golongan ini mencakup fasilitas umum yang memberikan pelayanan sosial seperti rumah sakit, puskesmas, dan lembaga pendidikan non-komersial.

 2. Rumah Tangga

Golongan ini ditujukan untuk penggunaan listrik di rumah tangga, baik untuk individu maupun kelompok. Penggunaannya mencakup:

– Rumah tempat tinggal pribadi

– Kelompok rumah kontrakan

– Rumah susun milik perorangan atau perumnas

– Asrama keluarga pegawai perusahaan swasta

– Asrama mahasiswa

 Golongan Rumah Tangga Kecil dan Tegangan Rendah (450 VA, 900 VA, 1300 VA, 2200 VA)

– **R1-TR**: Termasuk dalam kategori rumah tangga kecil dan tegangan rendah.

 Golongan Rumah Tangga Menengah dan Tegangan Rendah (3500 VA – 5500 VA)

– **R2-TR**: Termasuk dalam kategori rumah tangga menengah dan tegangan rendah.

 Golongan Rumah Tangga Besar dan Tegangan Rendah (di atas 6000 VA)

– **R3-TR**: Termasuk dalam kategori rumah tangga besar dan tegangan rendah.

 3. Bisnis

Golongan ini ditujukan untuk usaha komersial seperti toko, kantor, dan usaha kecil lainnya.

 4. Industri

Golongan ini mencakup perusahaan manufaktur dan industri besar yang membutuhkan daya listrik tinggi untuk operasional mereka.

 5. Kantor Pemerintah & Penerangan Jalan Umum (PJU)

Golongan ini meliputi penggunaan listrik untuk operasional kantor pemerintah dan penerangan jalan umum.

 6. Traksi

Golongan ini biasanya untuk penggunaan listrik dalam sistem transportasi seperti kereta api.

 7. Curah

Golongan ini mencakup penggunaan listrik dalam jumlah besar yang dibeli secara curah oleh pengguna tertentu.

 Rincian Tarif Listrik PLN untuk Mei 2024

Berikut adalah rincian tarif listrik PLN untuk berbagai golongan per Mei 2024:

1. **Golongan R-1/TR (450 VA)**: Rp 1.352 per kWh

2. **Golongan R-1/TR (900 VA)**: Rp 1.352 per kWh

3. **Golongan R-1/TR (1.300 VA)**: Rp 1.444,70 per kWh

4. **Golongan R-1/TR (2.200 VA)**: Rp 1.444,70 per kWh

5. **Golongan R-2/TR (3.500-5.500 VA)**: Rp 1.699,53 per kWh

6. **Golongan R-3/TR (6.600 VA ke atas)**: Rp 1.699,53 per kWh

7. **Golongan B-2/TR (6.600 VA-200 kVA)**: Rp 1.444,70 per kWh

8. **Golongan B-3/TM (di atas 200 kVA)**: Rp 1.114,74 per kWh

9. **Golongan I-3/TM (di atas 200 kVA)**: Rp 1.114,74 per kWh

10. **Golongan I-4/TT (30.000 kVA ke atas)**: Rp 996,74 per kWh

11. **Golongan P-1/TR (6.600 VA-200 kVA)**: Rp 1.699,53 per kWh

12. **Golongan P-2/TM (di atas 200 kVA)**: Rp 1.522,88 per kWh

13. **Golongan P-3/TR (penerangan jalan umum)**: Rp 1.699,53 per kWh

14. **Golongan L/TR, TM, TT**: Rp 1.644,52 per kWh

 Penyesuaian Tarif Listrik

Tarif listrik untuk pelanggan non-subsidi disesuaikan setiap tiga bulan. Penyesuaian ini didasarkan pada perubahan parameter ekonomi makro, yaitu kurs rupiah, harga minyak mentah Indonesia (ICP), inflasi, dan harga batu bara acuan (HBA).

Penyesuaian tarif ini penting untuk mencerminkan biaya produksi listrik yang fluktuatif akibat perubahan harga bahan baku dan kondisi ekonomi global. Dengan demikian, pelanggan diharapkan selalu waspada terhadap pengumuman resmi dari PLN mengenai tarif terbaru.

Memahami golongan tarif dan rincian tarif listrik adalah langkah penting bagi konsumen untuk mengelola penggunaan listrik secara efektif. Dengan mengetahui tarif yang berlaku, konsumen dapat mengatur konsumsi listrik sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansial mereka. Selain itu, penyesuaian tarif yang dilakukan secara berkala oleh PLN bertujuan untuk menyesuaikan biaya produksi listrik dengan kondisi ekonomi terkini, sehingga konsumen mendapatkan tarif yang wajar dan terjangkau. Maka karena itu beli token listrik 200 ribu berapa kwh per area berbeda beda.

Untuk menghindari kesalahan atau penipuan, pastikan selalu mendapatkan informasi tarif dan pembelian token listrik dari sumber yang tepercaya, seperti situs resmi PLN atau merchant yang terdaftar di OJK. Dengan demikian, konsumen dapat menikmati layanan listrik yang aman, nyaman, dan sesuai dengan kebutuhan mereka. Jadi di area kamu Token listrik 200 ribu berapa kwh ?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *