Site icon Garuda Grosir

Inflasi Kembali Meningkat: Bagaimana Harga Gula dan Cabai Terpengaruh?

Jenis Jaringan Internet Ponsel yang Paling Banyak Dipakai

Jenis Jaringan Internet Ponsel yang Paling Banyak Dipakai

Inflasi Meroket Lagi, Efek Harga Gula Hingga Cabai Cs Naik?

Inflasi di Indonesia kembali meroket pada bulan Desember 2023. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Indeks Harga Konsumen (IHK) Desember 2023 tercatat sebesar 116,90, naik 0,71% secara bulanan (mtm) dan 2,92% secara tahunan (yoy).

Kenaikan inflasi ini dipicu oleh kenaikan harga sejumlah komoditas, seperti gula, cabai, dan daging ayam. Harga gula pasir, misalnya, naik 2,88% secara bulanan menjadi Rp13.500 per kilogram. Harga cabai rawit merah naik 3,29% secara bulanan menjadi Rp100.000 per kilogram. Harga daging ayam ras naik 2,25% secara bulanan menjadi Rp38.500 per kilogram.

Kenaikan harga gula pasir ini disebabkan oleh kenaikan harga gula mentah dunia. Harga gula mentah dunia naik karena adanya gangguan pasokan akibat perang Rusia-Ukraina. Kenaikan harga cabai rawit merah disebabkan oleh faktor cuaca dan tingginya permintaan. Sementara itu, kenaikan harga daging ayam ras disebabkan oleh kenaikan harga pakan ayam.

Kenaikan inflasi ini tentu saja akan berdampak pada perekonomian masyarakat. Masyarakat akan semakin terbebani karena harus mengeluarkan lebih banyak uang untuk membeli kebutuhan pokok.

Selain itu, kenaikan inflasi juga dapat mendorong Bank Indonesia untuk menaikkan suku bunga acuan. Hal ini dapat berdampak negatif pada pertumbuhan ekonomi.

Berikut adalah beberapa tips untuk menghadapi kenaikan inflasi:

Salah satu cara untuk menghadapi kenaikan inflasi adalah dengan mengelola keuangan dengan baik. Pastikan Anda memiliki dana darurat yang cukup untuk memenuhi kebutuhan pokok jika terjadi kenaikan harga yang tidak terduga.

Belilah kebutuhan pokok sesuai dengan kebutuhan. Jangan sampai Anda membeli barang-barang yang tidak perlu hanya karena sedang diskon.

Jika harga suatu barang naik, Anda dapat mengurangi konsumsi barang tersebut atau mencari barang pengganti yang harganya lebih murah.

Berbelanja impulsif dapat membuat Anda menghabiskan uang lebih banyak. Oleh karena itu, tahan diri untuk tidak berbelanja impulsif.

Dengan menerapkan tips-tips di atas, Anda dapat menghadapi kenaikan inflasi dengan lebih baik.

Exit mobile version